EDISI 5 | PERAN PIMPINAN SEBAGAI SURI TAULADAN DAN SANG PENCERAH UMAT

Salah satu program Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Mayong yang sudah berjalan yaitu pengajian bulanan untuk para pegawai. Pada kesempatan kali ini disampaikan oleh Ustadz Noor Muslikan, S.Sos selaku Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Kudus pada Sabtu pagi (27/01/2024) yang bertempat di halaman parkir pegawai, yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar sesama pegawai juga untuk menambah bekal ilmu agama.

Sebelum menuju pada inti pembahasan materi, Ustadz Noor Muslikan bercerita sedikit tentang kisah Ibu Hannah yaitu istri Imran yang sudah sepuh (tua) berdoa memohon kepada Allah swt agar mempunyai keturunan tetapi doa tersebut belum kunjung terpenuhi. Pada suatu ketika Ibu Hannah yang sedang melihat burung menyuapi anaknya, terbesit dalam hatinya jika nanti dia mempunyai anak maka kasih sayangnya akan seperti itu.
Pada saat Ibu Hannah berdoa Allah mengijabahkan doanya tersebut, di usia yang sudah tua Ibu Hannah hamil. Pada saat hamil Ibu Hannah berdoa supaya anaknya nanti lahir laki-laki dan bernadzar akan memerdekakan anaknya (ketika lahir tidak disuruh bekerja, tetapi mengurusi agamanya Allah dan yang penting berkhidmat di baitul muqaddas). Tetapi apa yang terjadi? Ibu Hannah melahirkan anak perempuan.
Lalu Ibu Hannah berdoa “Ya Tuhanku, aku telah melahirkan anak perempuan. Padahal Allah lebih tahu apa yang dia lahirkan, dan laki-laki tidak sama dengan perempuan. Dan aku memberinya nama Maryam, dan aku mohon perlindungan-Mu untuknya dan anak cucunya dari (gangguan) setan yang terkutuk” (Q.s Ali-Imran : 36). Doanya Ibu Hannah ini bukan hanya untuk Maryam tapi sampai ke keturunannya Maryam. Dan dari kisah Ibu Hannah ini dapat kita ambil kesimpulan bahwa setiap doa kita itu pasti diijabah oleh Allah, hanya saja kita butuh kesabaran.

Selanjutnya Ustadz Noor Muslikan menyampaikan inti materi pada pagi hari ini,
“Pemimpin itu memotivasi, membimbing, mengarahkan bagaimana agar bisa mencapai tujuan dan setiap pemimpin itu akan dimintai pertanggungjawabannya. Misalnya dalam rumah tangga pemimpinnya itu adalah suami, yang dimana harapan dari semua anggota di dalam rumah tangga itu menjadi tanggung jawab pemimpin (suami).
Peran yang jelas dalam keagamaannya yaitu Muhammadiyah yang mempunyai arti sebagai pengikut Nabi Muhammad SAW, sebagai pemimpin di Muhammadiyah itu mempunyai tujuan yang harus dicapai yaitu menegakkan dan menjunjung tinggi agama islam sehingga terwujudnya masyarakat islam yang sebenar-benarnya, dan di Muhammadiyah sendiri para pemimpinnya itu bukan mencalonkan diri tetapi dicalonkan.

Bagaimana pemimpin yang sebagai suri tauladan dan sang pencerah?
Pemimpin sebagai suri tauladan yaitu pemimpin yang menjadikan atau memotivasi dan juga menginspirasi, maka sebagai pimpinan bukan hanya sekedar menata manajemen tetapi sebagai sang tauladan dan sang pencerah sebagaimana tauladan kita yaitu Rasulullah saw dengan empat sifatnya yaitu shidiq (benar), amanah (dapat dipercaya/ada pertanggungjawaban), tabligh (menyampaikan) dan fatanah (cerdas). Sebagai pemimpin itu juga jangan sampai meninggalkan sholat malam, karena keutamaan pemimpin itu terletak disitu. Jadi seorang pemimpin jika tidak sholat malam sama seperti yang dipimpin atau maksudnya sama-sama tidur jika malam hari, karena seorang pemimpin itu lebih dekat kepada Allah swt.
Lalu bagaimana kita memimpin? Jelas kita memimpin itu menyampaikan apa yang menjadi wahyu Allah, sehingga menjadikan pencerahan dalam kehidupan. Sesuai firman Allah swt dalam Al-qur’an surat Al-Baqarah ayat 257 yang mempunyai arti “Allah pelindung orang yang beriman. Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan kepada cahaya (iman). Dan orang-orang yang kafir, pelindung-pelindungnya adalah setan, yang mengeluarkan mereka dari cahaya kepada kegelapan. Meraka adalah penghuni neraka”. Dalam surat tersebut pemimpin itu harus memahami tuntunan Al-qur’an, sehingga dia menjadikan Al-qur’an itu sebagai petunjuk yang mencerahkan dirinya dan kehidupan yang di pimpinnya” jelas beliau.

0 Komentar

Informasi Jam Besuk

Siang :
Jam 11.00 - 13.00 WIB

Sore :
Jam 17.00 - 20.00 WIB

Peringatan :
Anak dibawah 12 Tahun dilarang masuk ke ruang perawatan

Kontak