Waspada !! 6 Hal yang Bisa Sebabkan Gigi Keropos

“Gigi keropos adalah kondisi yang ditandai dengan gigi sensitif dan mudah patah. Pemicunya yakni makanan dan minuman tertentu, serta kurang menjaga kebersihan gigi dengan baik.”

Gigi keropos bisa disebabkan oleh paparan zat asam. Masalah ini juga dapat dipicu oleh penyakit asam lambung, mulut kering atau penggunaan obat antihistamin. Kondisi tersebut dapat membuat lapisan enamel jadi terkikis.

Adapun faktor pemicu lainnya, yakni makanan dan minuman tertentu dan kurang menjaga kebersihan gigi. Lama-kelamaan, akan muncul gejala gigi keropos seperti gigi sensitif dan mudah patah. 

Kebiasaan yang Menjadi Penyebab Gigi Keropos

Pengeroposan gigi dapat dipicu oleh kebiasaan sehari-hari. Beberapa di antaranya:

1. Tidak Menjaga Kebersihan Gigi

Gigi dan mulut yang kotor menjadi penyebab munculnya plak di permukaan dan sela-sela gigi. Plak ini berasal dari sisa makanan yang bergabung dengan bakteri. Di sini lah tempat tinggal jutaan mikroorganisme tersebut.

Jika tidak membersihkan mulut secara berkala, penumpukan plak dapat memicu pengeroposan gigi. Selain itu, kotoran tersebut bisa berkembang menjadi karang gigi yang menyebabkan gigi jadi membusuk.

Guna mencegahnya, disarankan untuk menyikat gigi minimal 2 kali sehari. Terutama sebelum tidur guna membersihkan sisa makanan yang menempel seharian. Jangan lupa juga menggunakan pasta gigi berfluoride. 

2. Mengonsumsi Makanan dan Minuman Asam

Makanan dan minuman asam bisa menyebabkan pengeroposan gigi. Sebenarnya, kandungan tersebut bisa luruh dengan air liur. Tapi, jika terlalu sering mengonsumsinya, enamel dan dentin gigi perlahan akan terkikis.

Kondisi tersebut menjadi bertambah parah jika malas menyikat dan membersihkan gigi. Akibatnya, bakteri di dalam mulut akan menghasilkan asam yang bersatu dengan sisa makanan, kemudian menyebabkan pengeroposan gigi.

Adapun jenis makanan yang perlu kamu hindari, yakni:

  • Makanan dengan kandungan tinggi gula.
  • Makanan asam, seperti lemon dan jeruk.
  • Makanan lengket dan manis, seperti manisan.
  • Makanan tinggi pati, seperti keripik kentang.
  • Makanan keras, seperti es batu.
  • Makanan dan minuman mengandung kafein.
  • Minuman berkarbonasi, seperti soda.
  • Minuman beralkohol.

3. Mulut Kering

Mulut kering atau xerostomia adalah kondisi yang terpicu oleh penurunan produksi air liur dari kelenjar saliva. Padahal, air liur berperan dalam menjaga kelembapan mulut dan membersihkan sisa makanan di permukaan gigi.

Air liur juga berperan dalam melawan asam dan bakteri yang menempal di gigi. Tugasnya adalah membantu menetralkan asam dari makanan dan minuman yang berpotensi memicu kerusakan gigi.

4. Penyakit Asam Lambung

Naiknya asam lambung dapat memicu pengikisan enamel gigi. Selain menyebabkan pengeroposan gigi, zat tersebut juga menimbulkan berbagai keluhan kesehatan. Di antaranya bau mulut, gigi sensitif dan gigi berlubang.

5. Bulimia

Bulimia adalah gangguan pola makan yang menyebabkan pengidapnya mengalami rasa takut berlebihan menjadi gemuk. Mereka juga kerap memuntahkan makanan dan minuman setelah mengonsumsinya.

Bukan hanya mengganggu sistem pencernaan, kebiasaan tersebut juga memicu kerusakan gigi. Sebab, muntahan cairan yang mengandung asam bersifat korosif. Yakni, menyebabkan gigi rapuh dan keropos.

6. Penggunaan Obat-obatan

Gigi keropos juga dapat dipicu oleh mengonsumsi obat-obatan. Beberapa jenis obat dapat menyebabkan kerusakan gigi, yaitu obat pereda nyeri, antidepresan, antihistamin, antasida dan obat hipertensi.

Referensi:
National Health Service UK. Diakses pada 2022. Tooth decay.
Medline Plus. Diakses pada 2022. Tooth Decay.
0 Komentar

Lokasi

Bagaimana Layanan Kami?

Puas
Cukup Puas
Tidak Puas
Ditingkatkan lagi
Other

Informasi