Proses, Tanda, Pemeriksaan, Komplikasi dan Perawatan Kehamilan

Proses Terjadinya Kehamilan

Kehamilan dapat terjadi ketika sperma membuahi sel telur setelah dilepaskan dari ovarium selama proses ovulasi. Telur yang berhasil dibuahi kemudian akan bergerak menuju rahim, tempat proses implantasi akan terjadi. Ketika proses implantasi berjalan dengan baik maka kehamilan pun dapat terjadi.

Tanda Kehamilan

Saat hamil, kamu akan mengalami beberapa gejala umum, seperti:

  • Tidak Menstruasi. Jika kamu terlambat atau tidak mengalami menstruasi, hal ini bisa menjadi tanda utama dari kehamilan. Namun, ada beberapa gejala lain yang perlu diperhatikan.
  • Sakit Kepala. Kondisi ini menjadi tanda lain dari awal kehamilan. Hal ini terjadi akibat peningkatan hormon dan peningkatan volume darah. 
  • Flek Darah. Beberapa wanita akan mendapati flek darah di awal kehamilan yang merupakan bagian dari proses implantasi.
  • Kenaikan Berat Badan. Memasuki trimester pertama kenaikan berat badan tidak akan mengalami peningkatkan yang besar. Kenaikan berat badan akan terjadi cukup besar ketika memasuki trimester kedua.
  • Heartburn. Perubahan hormon pada masa kehamilan memicu ibu hamil mengalami heartburn.
  • Konstipasi. Perubahan hormon juga membuat metabolisme pencernaan kamu menjadi lebih lambat. Hal ini membuat ibu hamil rentan mengalami konstipasi.
  • Perubahan Payudara. Perubahan payudara menjadi salah satu tanda kehamilan. Payudara akan terasa lebih lembut dan padat.
  • Mual. Kondisi ini dikenal juga sebagai morning sickness. Hal ini terjadi akibat peningkatan hormon pada tubuh ibu hamil.

Pemeriksaan Kehamilan

Pemeriksaan perlu dilakukan saat kamu mengalami kehamilan. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi ibu dan janin dalam kondisi yang sehat. Selain memastikan kondisi kesehatan ibu dan janin, pemeriksaan ini juga dilakukan untuk memastikan gaya hidup dan pola makan yang perlu dijalankan ibu untuk menjaga kesehatan selama menjalani kehamilan.

Selain itu, saat kehamilan kamu juga akan disarankan untuk melakukan pemeriksaan darah dan melakukan USG. Pemeriksaan USG juga dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan bayi dalam keadaan baik. 

Dengan melakukan USG ibu bisa mengetahui berat badan serta tinggi bayi saat pemeriksaan. Ibu juga bisa mengetahui jenis kelamin bayi melalui USG saat kehamilan memasuki trimester kedua.

Komplikasi Kehamilan

Ibu perlu melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala pada dokter kandungan untuk menghindari berbagai komplikasi yang mungkin terjadi saat kehamilan. Ada beberapa komplikasi yang perlu diwaspadai, yaitu:

  • Tekanan darah tinggi.
  • Diabetes gestasional.
  • Preeklamsia.
  • Gangguan cemas dan depresi.
  • Keguguran.
  • Anemia.
  • Kematian janin dalam kandungan.

Perawatan Kehamilan

Agar kehamilan dapat berjalan dengan lancar hingga persalinan, sebaiknya lakukan berbagai perawatan, seperti:

  • Mengonsumsi berbagai makanan sehat.
  • Mengonsumsi suplemen vitamin kehamilan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bagi tumbuh kembang janin dalam kandungan.
  • Memenuhi kebutuhan cairan tubuh.
  • Melakukan pemeriksaan secara rutin.
  • Menghindari konsumsi makanan mentah atau yang diolah secara tidak matang.
  • Jangan merokok dan mengonsumsi alkohol.
  • Aktif bergerak atau berolahraga.
  • Penuhi kebutuhan istirahat.
  • Kelola stres dengan baik.
0 Komentar

Lokasi

Bagaimana Layanan Kami?

Puas
Cukup Puas
Tidak Puas
Ditingkatkan lagi
Other

Informasi