PANDEMI COVID-19, JANGAN TAKUT BEROBAT KE RUMAH SAKIT | RS PKU MUHAMMADIYAH MAYONG

Team Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) bekerjasama dengan Bagian Humas PKU Muhammadiyah Mayong mengajak masyarakat untuk tidak takut berobat ke rumah sakit di tengah Pandemi Covid-19, dikarenakan masih banyak warga yang takut memeriksakan kesehatan ke rumah sakit.

Saat terjadinya pandemi terdapat beberapa aturan tambahan dalam pelayanan di rumah sakit, yaitu adanya surat persetujuan yang harus ditandatangani, apabila pasien harus dirawat inap, maka dilakukan skrining berupa swab test. Selain itu, ketika pandemi ruangan UGD di rumah sakit ditambah ruangan khusus atau isolasi untuk pasien.

Masyarakat yang memiliki penyakit dan perlu pengobatan rutin harus datang kontrol, jangan takut ke rumah sakit. Karena Pihak rumah sakit memiliki prosedur khusus dalam menentukan seseorang terinfeksi Covid-19 atau bukan. Prosedur itu berlaku di semua rumah sakit dan dilakukan melalui uji klinis. Jika dalam screening terdeteksi ada gejala-gejala Covid-19, pasien tersebut akan ditangani dengan protokol Covid-19, sedangkan yang bukan Covid-19, akan dirawat secara telaten sesuai dengan jenis penyakitnya.

Untuk saat ini program tetapnya sudah di atur oleh Kemenkes Khususnya No. 413 dan 446 Tahun 2020 Tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, agar masyarakat tidak merasa khawatir akan isu ‘di-Covid-kan’ oleh rumah sakit. Jadi, ketika pasien tersebut masuk untuk rawat inap, harus dilakukan skrining dan swab test. Selama proses menunggu hasil swab, pasien ditempatkan di ruangan khusus dan ketika pasien dinyatakan negatif dari Covid, nanti dipindahkan ke ruang rawat inap.

Dan ada prosedur yang di keluarkan oleh Kemenkes yang menyatakan ada 2 cara mendiagnosis Covid-19, Yaitu :

  1. Diagnosis Klinis

Diagnosis yang dibuat berdasarkan pengamatan terhadap tanda klinis dan pengumpulan informasi gejala klinis dari pasien, tanpa pengujian diagnostik.

  1. Diagnosis Laboratorium

Diagnosis yang dibuat berdasarkan hasil pengujian laboratorium, tanpa pemeriksaan fisik.

Jadi,  untuk saat ini masyarakat tak perlu khawatir berlebihan karena di rumah sakit ada prosedur yang di atur oleh Kemenkes. Begitu sampai di rumah sakit discreening.  Mana yang dicurigai terinfeksi Covid-19 ditangani secara Covid-19, mana yang bukan Covid-19, ditangani sesuai dengan jenis penyakitnya. Kalau terlambat dibawa ke rumah sakit, justru akan memperparah penyakit-penyakit kronis.

 

Informasi lebih lanjut mengenai RS PKU Muhammadiyah Mayong dapat menghubungi :

 

0 Komentar

3 + 4 =

Blog

Lokasi

Bagaimana Layanan Kami?

Puas
Cukup Puas
Tidak Puas
Ditingkatkan lagi
Other