Indikator Mutu Nasional

1. Kepatuhan Identifikasi Pasien

Dari data di atas untuk Kepatuhan Identifikasi Pasien bulan Januari 100%, Februari 90%,  Maret 93%, April 100% , Mei 100%, Juni turun 80%, Juli 83%, Agustus – Desember 100%.

2. Waktu Tanggap SC emergency

Dari data di atas untuk WTSE bulan Januari – September belum dilakukan pengukuran. Mulai bulan Oktiber capaian 70%, bulan November terlihat sesuai target 100% dan Desember 89%. Namun dari bulan September ke Oktober dilakukan PDSA untuk mencari akar permasalahan dari Penurunan Indikator tersebut.

3. Waktu Tunggu Rawat Jalan

Dari data di atas Indikator WTRJ tercapai sesuai target yaitu dibawah 60 menit, mulai dari Januari 30 menit s/d Oktober 60 menit. Namun dari capaian terlihat bahwa waktu tunggu pasien rawat jalan untuk bertemu DPJP semakin memanjang. Kepatuhan DPJP terhadap Jadual Praktek, jumlah pasien dan antrian pasien, ketersediaan RM kemungkinan menjadi factor penyebab, terlihat dari bulan November 63 menit dan Desember 79 menit.

4. Penundaan Operasi Elektif

Dari gambaran di atas Penundaan Operasi Elektif bulan Januari – Desember sudah sesuai standar < 5%, dengan capaian 0%.

5. Kepatuhan Jam Visite Dokter

Indikator KJVD tidak tercapai sesuai target yaitu ≥ 80 %, mulai dari bulan Januari 70 s/d Februari 76, bulan Maret 82. bulan April sampai Agustus rata rata sdh sesuai tarjet. Namun dari capaian terlihat bahwa dari bulan ke bulan semakin menurun. Kepatuhan dpjp terhadap Visite Dokter kemungkinan tidak sesuai target dikarenakan dokter mitra dan paginya di RS daerah terlebih dahulu, jadwal praktek poli yang malam hari sehingga untuk visite ke Rawat inap kemalaman.

6. Waktu Lapor Hasil Kritis Laboratorium

Dari hasil data digram garis diatas menunjukkan dari Indikator Mutu Waktu Lapor Hasil Tes Kritis Laboratorium,  tidak tercapai sesuai target yaitu 100 %, mulai dari bulan Januari 76 s/d September 80, bulan Oktober 73, bulan November 90 dan bulan Desember 88. Namun dari capaian terlihat bahwa dari bulan ke bulan semakin Semakin naik. Kemungkinan hasil capaian dari pelaporan laborat kritis dikarenakan hasil pemeriksaan jadi tidak langsung dilaporkan ke Ruangan tersebut, atau petugas laboarat yang melimpahkan hasil pemeriksaan ke petugas berikutnya.

7. Kepatuhan Penggunaan Formularium Nasional RS

4. Penundaan Operasi Elektif
4. Penundaan Operasi Elektif

Lokasi

Bagaimana Layanan Kami?

Puas
Cukup Puas
Tidak Puas
Ditingkatkan lagi
Other