12 Penyakit yang Bisa Dideteksi Lewat Radiologi | RS PKU MUHAMMADIYAH MAYONG

12 Penyakit yang Bisa Dideteksi Lewat Radiologi | RS PKU MUHAMMADIYAH MAYONG

Radiologi bukanlah sebuah kata yang jarang disebut dalam dunia kesehatan. Radiologi merupakan sebuah proses untuk mengetahui bagian dalam tubuh manusia. Cara berbagai macam, bisa lewat  penyinaran, zat radioaktif, medan magnet, hingga gelombang suara.

Nah, seorang radiolog ini nantinya akan menafsirkan gambar medis dari hasil pemeriksaan. Kemudian, melalui hasil tes itu ia akan mengarahkan pengobatan yang sesuai dengan kondisi pasien.

Salah satu pemeriksaan radiologi yang paling dikenal banyak orang adalah rontgen dengan sinar X. Akan tetapi, sebenarnya pemeriksaan radiologi tak cuma itu saja.  Masih ada USG, fluoroskopi, pemeriksaan nuklir (positron emission tomography scan), computed tomography, hingga magnetic resonance imaging (MRI). Di RS PKU Muhammadiyah Mayong memiliki Pelayanan Radiologi membantu dokter yang merawat pasien dalam menegakkan diagnose suatu penyakit / gangguan dalam tubuh. Fasilitas Radiologi ini beroperasi 24 jam dan memberikan pelayanan  diagnostic rutin dan gawat darurat bagi pasien didalam dan diluar Rumah Sakit. Cek di Sini

Pertanyaannya, penyakit apa saja sih yang bisa dideteksi melalui metode ini?

Dari Penyakit Paru – Kanker

Seperti yang telah dijelaskan di atas, pemeriksaan radiologi ini dijalankan untuk menelisik kondisi bagian tubuh seseorang. Lewat metode ini dokter bisa menentukan penyebab penyakit yang diidapnya. Tak cuma itu saja, radiologi juga bisa membantu dokter untuk mengetahui respon tubuh pasien pada metode pengobatan yang sedang dijalani.

Lantas, Kondisi apa saja yang bisa diketahui melalui pemeriksaan ini?

  • Penyakit paru-paru.
  • Penyakit jantung.
  • Epilepsi.
  • Gangguan kelenjar getah bening.
  • Gangguan sendi dan tulang.
  • Gangguan pembuluh darah.
  • Gangguan kelenjar tiroid.
  • Gangguan saluran pencernaan.
  • Infeksi.
  • Stroke.
  • Penyakit ginjal dan saluran kemih.
  • Kanker.

Bukan Cuma Mendeteksi, tapi juga Mengobati

Radiologi sebenarnya tak hanya digunakan untuk melihat bagian dalam tubuh atau menelisik suatu penyakit saja. Pasalnya, metode ini juga bisa kok digunakan untuk mengobati penyakit-penyakit tertentu.

Dalam pemeriksaan radiologi, ada dikenal sebutan radiologi intervensi. Pemeriksaan ini bertujuan untuk membantu dokter dalam memasang kateter. Di samping itu, metode ini juga bisa membantu untuk memasukkan instrumen bedah yang berukurang kecil ke dalam tubuh.

Peran radiologi intervensi tak hanya itu saja. Selain membantu dokter untuk mendiagnosis penyakit, radiologi juga bisa digunakan dalam pengobatan. Nah, berikut beberapa contoh pengobatan dengan menggunakan metode radiologi intervensi.

  • Mengambil jaringan payudara dengan bantuan USG.
  • Kemoterapi melalui pembuluh darah arteri.
  • Kateterisasi pembuluh darah, angioplasti, dan pemasangan ring pembuluh darah.
  • Teknik menyumbat pembuluh darah (embolisasi) untuk menghentikan perdarahan.
  • Mematikan penyakit kanker dengan embolisasi tumor.
  • Biopsi jarum pada paru-paru atau kelenjar tiroid.

Metode ini dinilai amat menguntungkan untuk pasien. Alasannya jelas, sebab teknik ini bukan tindakan operasi, tidak meninggalkan bekas irisan, bahkan tidak terasa nyeri. Disamping itu, teknik ini bertujuan untuk mengurangi rasa sakit, membantu pasien cepat pulih dari penyakit, mengurangi waktu rawat inap, dan menekan biaya operasi serta anestesi.

Mau tahu lebih jauh mengenai metode ini? Atau memiliki keluhan kesehatan dan ingin bertanya langsung pada dokter? Untuk melakukan pemeriksaan, kamu bisa langsung membuat janji dengan dokter di RS PKU Muhammadiyah Mayong di sini. Mudah, kan? Yuk, download aplikasi RS PKU Mayong Online sekarang juga Google Play untuk melakukan pendaftaran! Mudah, kan?

 

Informasi lebih lanjut mengenai RS PKU Muhammadiyah Mayong dapat menghubungi :

 

0 Komentar

− 4 = 4

Blog

Lokasi

Bagaimana Layanan Kami?

Puas
Cukup Puas
Tidak Puas
Ditingkatkan lagi
Other